Ayo jangan putus asa dari Rahmat Alloh yang sedang menghadapi ujian

Saudarauku, mari kita awali dengan

Bismillahirrohmanirrohiim

Ya Alloh, Ya Rohman, Ya Rohiim, Mohon Rahmat dan KaruniaMu, Keberkahan dari nikmat kesempatan memahami IlmuMu yang bermanfaat, mudahkanlah saya memahami.

Ayo jangan putus asa dari Rahmat Alloh yang sedang menghadapi ujian

Pusing, dada sesak, pundak kaku, mual, jantung berdetak kencang, kesemutan, bahkan ada yang sampai rasa sakit yang sangat pada bagian badan tertentu, ini secara umum terjadi pada beberapa orang terkesan tersiksa ketika proses ruqyah, (mandiri, diruqyah (dgn bacaan quran), atau mendengarkan mp3 murotal, atau mendengarkan ayat-ayat ruqyah, atau diarahkan melalui chat FB/WA) atau ketika diajak bicara tentang Keagungan Alloh.

Mengapa spt itu?

Ketika kalimat-kalimat baik yang diberikan Rahmat oleh Alloh menjadi sarana membuka kesadaran hati, syetan yang telah lama bersemayam dalam dada tidak terima, dan berusaha keras untuk membisikan kemalasan, mengabaikan berita kebaikan yang masuk melalui telinga melalui mata, acuh, atau tidak jarang ngantuk, nguap, timbul prasangka buruk dan banyak lagi.   Perang antara hati / jiwa manusia yang sedang memperoleh Rahmat Alloh dengan syetan yang berada dalam badan berdampak pada badanpun ikut terasa sakit, dan dengan ilmu pengetahuan tentang kesadaran hati lebih menyakiti syetannya.  Oleh karenanya waspadai teman-teman semua ketika fokus mendengarkan bacaan quran, kajian, jika ada kecenderungan menguap berkali-kali, waspadai gangguan syetan sedang menyerang, jika itu terjadi cobalah katakana dalam hati Audzubillahiminasyaithonirrojiim berulang x.

Untuk menambah semangat, petikan dari terjemahan kitab Mawaridul Aman Al-Muntaqa min Ighatsatul Lahfan fi Mashayidisy Syaithan pada halaman 383.

Ibarat sedang perang, maka kedua belah pihak terluka, luka itu menimbulkan rasa sakit, tetapi orang-orang ber-iman punya kelebihan dengan adanya harapan pahala dari Allah dan kedekatan dengan-Nya.

“Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka (musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya mereka pun men-derita kesakitan (pula), sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan.” (An-Nisa’: 104).

Semoga bermanfaat.

Silakan Share di WA Group (Terapi hati dengan Qurani)

https://chat.whatsapp.com/KRn0hwCfblKDc1D3mz7wVT

Wassalamu’alaikum …….

admin Mastri

Admin Mas Tri