Doa Bersama Keluarga – Mengggapai Kesembuhan

Cerita 17 Agutus 2016 Sore.
 
Maha Suci Alloh SWT dengan segala KeagunganNya. Disaat banyak masyarakat merayakan kemerdekaan, saya diundang keluarga untuk bersilaturahiim ke rumah Mertuanya.
 
Seorang Bapak usia 75 tahun yang sehat, rendah hati, baik, dan ditegarkan oleh Alloh SWT dalam menghadapi cobaan istri berusia 65 an yang sedang sakit sudah cukup lama.
 
Obrolan kami kesana-kemari tentang kehidupan bertukar pengalaman dan cerita kebaikan itupun yang kami ketahui.
 
Sekitar jam 5 sore, saya bersama teman dan Bapak yang baik hatinya ini menengok Ibu (istri Bapak) yang sedang merasakan sakit kepala, perut mual, dalam waktu cukup lama. Usaha Kedokter sudah sering namun belum ketemu kesembuhan dan berdasarkan cerita sang suami kamis 18 Agustus akan dilakukan scanning pada kepala Ibu, untuk mengetahui penyakitnya kok tidak kunjung sembuh.
 
DI kamar yang menurut saya cukup apik ini, ada 1 cucu, 2 anak, suami yang sakit, teman yang datangnya bersama-sama tadi sekitar jam 16:30. Saya menyampaikan pengetahuan saya tentang salah satu cara menggapai kesembuhan melalui Doa. Agar doa kita memiliki dampak pada diri kita khususnya dan juga orang yang didoakan umumnya, kalimat-kalimat dalam doa ini harus benar-benar di resapi sepenuh hati dan jiwa, diawali dentan ta’awudz, basmallah, syahadat, sholawat dan membaca surat2 pendek Alfatihah, 4 Qul dan ayat kursi bersama-sama, termasuk Ibu yang sakitpun turut serta membaca.
 
Kemudian secara bersama-sama kami berdoa dengan bahasa yang menurut saya mudah dan sering kita ucapkan. Sbb:
 
“Ya Alloh, Ya Rohman, Ya Rohiim, kami bersama-sama datang kepadaMu, dengan segala Anugerah Pengetahuan yang engkau berikan kepada Kami, untuk memohon AmpunanMu, Ampuni dosa-dosa kami, ampuni dosa kedua orang tua kami, ampuni dosa anak2 kami, ampuni menantu2 kami, ampuni saudara dan teman-teman kami, dan selamatkan kami dunia akherat.
 
Ya Alloh, Ya Rohman, Ya Rohiim, kami ingin berserah diri kepadaMu, dan hanya ingin menyembahMu, saya tidak ingin menyembah makhluk2 ciptaanMu. Ampuni saya jika saya pernah bermaksiat kepada diri saya dan seluruh orang yang pernah berkenalan dengan saya” dan banyak kalimat bahasa kita yang pada intinya penyerahan diri dengan sungguh2 kepadaNya.”
 
Alloh Maha Menjawab doa, Ibu yang sakit yang paling merasakan doa yang dipanjatkan, bersama suami, anak dan cucunya. Perlahan badan terasa ringan, sakit kepala jauh berkurang dan rasa mual juga jauh berkurang.
 
Kami berhenti sholat Magrib. kemudian terlibat pembicaraan tentang rencana Scanning kepala Ibu di RS hari Kamis 18 Agustus 2016.
 
Saya menyarankan kepada Suaminya untuk sebelum memutuskan scanning agar sholat sunnah mohon petunjuk terlebih dahulu Agar Alloh menguatkan hati, apakah harus scan atau tidak.
 
Kami mengulangi doa bersama sama hingga sekitar jam 21:00. Sang Suami memberitahukan bahwa badan Ibu sudah enak, sakit kepala juga sudah jauh berkurang. Dan kami ngobrol hingga sekitar jam 10:30 seputar tauhid, tukar pengalaman dan pengetahuan.
 
Ketika kami berpamitan, Bapak memberikan amplop untuk saya, dan saya sampaikan, “Pak, silakan amplop ini isinya untuk anak-anak yatim yang ada di sekitar sini, semoga dengan sedekah Bapak kepada anak-anak yatim menjadi sarana kesembuhan Ibu”
 
Mari kita sama-sama berusaha untuk selalu memohon Petunjuk Alloh ketika ada masalah, asalkan dengan sungguh-sungguh maka Alloh akan memberikan jalan keluarnya.
 
Kemudian kami berpamitan.
 
Semoga Ibu yang sedang sakit disembuhkan, dan bisa beraktivitas dalam ketaatan kepada Alloh SWT dan RosulNya.
 
Semoga Bermanfaat
Mas Tri (Admin http://pundiamalku dot com)

admin Mastri

Admin Mas Tri